ALT_IMG

Komik-komik Afika...

Komik-komik lucu Afika yang beredar di dunia maya....lucu abis ganReadmore...

ALT_IMG

Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris

London (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu malam. Laporan wartawan BBC London berjudul "Toughest Place to be a binman," Readmore..

Alt img

Antara Ayah, Anak dan Burung Gagak

ada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkanpendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana disekitar mereka.Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Readmore...

ALT_IMG

Pencatutan Metro TV Dalam Facebook Hoax

Dalam kisaran bulan november dan desember ini sebuah hoax kembali mencuat di status-status akun user facebook terkhusus untuk Indonesia Readmore...

ALT_IMG

Facebook Temukan Kembar Indonesia Setelah Berpisah 30 Tahun

London (ANTARA)-Membayangkan bila anda memiliki saudara kembar yang hilang dan tidak pernah berjumpa biasanya ada dalam kisah dongeng, tetapi tidak untuk dua wanita Indonesia Readmore...

Showing posts with label ebook. Show all posts
Showing posts with label ebook. Show all posts
Sunday, March 4, 2012

Tempo Edisi Khusus Soeharto (ebook)

Majalah Tempo Edisi 4-10 Februari 2008
Ruang rapat Tempo itu penuh sesak oleh para tamu dari belasan perwakilan umat Nasrani. Seluruh awak redaksi, dari pemimpin redaksi hingga calon reporter, hadir pada Selasa, 5 Februari itu. "Perjamuan" sekitar satu jam tersebut adalah buntut gambar pada sampul majalah Tempo yang terinspirasi lukisan Leonardo da Vinci: Perjamuan Terakhir Yesus Kristus. Para perwakilan menyatakan keberatan dengan pemuatan gambar yang menurut mereka sakral itu.

Gambar tersebut dimuat Tempo beberapa hari setelah wafatnya bekas presiden Soeharto. Mirip komposisi Perjamuan Terakhir, Soeharto tampak dikelilingi enam anaknya. Sebelum kedatangan para perwakilan itu, protes juga masuk melalui surat elektronik, faksimile, telepon, dan pesan pendek. Sejumlah media bahkan memuat gambar sampul majalah ini.

Meski pada mulanya diskusi berlangsung panas, semua pihak keluar dari ruang rapat dengan senyum. Pemimpin Redaksi Toriq Hadad menyatakan permintaan maaf jika gambar itu telah menyinggung perasaan umat Kristen. Tempo memuat permintaan maaf di Koran Tempo dan majalah edisi berikutnya. Para perwakilan umat pun menyatakan masalah selesai.

Tak cuma heboh dan mengundang kontroversi, Tempo edisi khusus Soeharto juga termasuk yang paling laris dalam sepuluh tahun terakhir. Para pembaca yang penasaran-terutama setelah heboh "perjamuan"-dan ingin memiliki edisi tersebut harus gigit jari, karena cuma selang sehari setelah beredar, semuanya laku terjual.

Edisi ini mengulas 32 tahun kekuasaan Soeharto. Edisi ini disiapkan selama tujuh tahun. Tim edisi khusus ini pun berganti empat kali.

download here
Continue reading →
Friday, March 2, 2012

Kumpulan Kisah inspiratif Kick Andy










 Judul : Kumpulan Kisah inspiratif Kick Andy

Penulis : Gantyo, Koespradono

Website : www.kickandy.com

Penerbit : Bintang, MetroTV

Format Ebook : PDF


Kick Andy merupakan program televisi yang ditayangkan di stasiun TV MetroTV yang menayangkan kisah-kisah inspiratif dan mengangkat orang-orang yang nyaris terlupakan oleh banyak orang. Dalam buku ini, salah satu staff Program Kick Andy menyusun buku yang merupakan kumpulan kisah-kisah inspiratif sehingga bisa dijadikan motivasi bagi para pembaca. Ebook ini sangat menyentuh dan cocok untuk semua umur.

download here
Continue reading →
Sunday, February 12, 2012

Membaca Pikiran Orang Lain Lewat Bahasa Tubuh

Seringkali, pesan yang disampaikan oleh bahasa nonverbal justru mengandung makna sebanarnya dari pembicaraan itu, karena bahasa tubuh seseorang tak dapat dihindari.
Bahkan, seorang ahli pun tidak bisa memanipulasi kondisi ini.
Buku ini memaparkan berbagai rahasia bahasa tubuh sehingga dapat membantu anda dalam memahami pikiran dan perasaan seseorang. Bahkan, pada saat orang tersebut tidak berkata apa-apa, Anda dapat mengenali perangainya secara lebih mudah. Hal itu karena kunci pergaulan terletak dari begaimana Anda memahami lawan bicara dan Anda dipahami oleh lawan bicara anda.
Di buku ini pula, anda akan diajak mempelajari lebih dalam gelagat lawan bicara yang sedang berbohong, yang sering tidak disadari oleh kebanyakan orang.

Djvu reader

 P.S:Download dan install dulu Djvu reader jika djvu reader belum terinstall di kompie anda
Continue reading →
Thursday, October 27, 2011

Tempo Edisi Khusus "Sumpah Pemuda"


Bulan oktober tahun 2008, majalah tempo mencetak satu edisi khusus yang membahas tentang sumpah pemuda. Kumpulan tulisan ini memuat beberapa artikel yang menceritakan tentang tokoh2 besar yang tutur andil dalam terlaksananya kongres pemuda I & II berikut cerita tentang bagaimana bisa tercapainya kesepakatan konsep/teks sumpah pemuda.

Di antara tokoh yang diperbincangkan antara lain :
  • M.Hatta, Nazir Pamutjak dkk yang menyuarkan manifesto 1925 di Belanda.
  • Mohammad Tabrani Soerjowitjitro sebagai pelopor kongres pemuda pertama (30 April- 2 mei 1926)
  • Mohammad Yamin yang sejak kongres pemuda pertama telah mengajukan usul bahasa melayu sebagai basis dasar bahsa Indonesia.
  • Soegondo Djojopoespito yang dalam kepemimpinannya kongres pemuda ke II berhasil mencapai sebuah kesepakatan yang kemudian diberi nama "ikrar pemuda".
  • Sunario Sastrowardoyo, tokoh yang berperan aktif dalam dua peristiwa yang menjadi tonggak sejarah nasional baik itu manifesto perhimpunan indonesia 1925 maupun kongres pemuda I dan II.
  • W.R. Soepratman sebagi orang menciptakan sekaligus yang memainkan pertama kali partitur-partitur lagu Indonesia Raya.
  • Sie Kok Liong, sebagai seseorang yang memfasilitasi tempat terjadinya peristiwa bersejarah ini
  • Amir sjarifudin, Dr.Leimena.
  • serta Sundari (Raden Ayu Siti Sundari) dan Sujatin sebagai tokoh wanita dalam kongres pemuda I & II

Selain itu, edisi ini juga mengungkapkan tentang penemuan nama "Indonesia" serta artikel Ignaas Kleden tentang bahasa persatuan kita  "Bahasa Indonesia".

Kumpulan tulisan2 kecil ini mungkin belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan situasi jalannya kongres pemuda I & II, tapi lebih dari cukup untuk memberikan pemahaman kepada kita bahwa sumpah pemuda bukan sekedar teks yang jadi dalam sehari tetapi sebuah ikrar yang telah melewati proses yang panjang. Setiap baitnya di capai lewat perbincangan serius oleh intelektual-intelektual muda saat itu.

Dan tentu saja besar harapan dari mereka2 yang terlibat dari peristiwa besar tersebut, bahwa kepemimpinan hari ini dan rakyatnya sebagai  pemegang tongkat estafet bangsa paham akan arti 3 bait "Sumpah  Pemuda", dan mentranformasikannya dalam aksi nyata. Membanggakan nama bangsa dengan sebagai terbersih yang dari korupsi, tekompak walau dalam heterogenitas yang tinggi dan tentu saja terkuat karna bisa menjaga keselamatan "Warga Negara Indonesia".
...."Persatuan adalah titik tolak sekaligus titik tuju hidup sebuah bangsa"...


download here


P.S: 27/10  bertepatan dengan hari blogger nasional... so publish ur blog
Continue reading →
Monday, September 5, 2011

ebook tafsir ibnu katsir jilid 1


Bismillahirrahmanirrahim
"Ramadhan itu bulannya ibadah" setidaknya itu yg sering di kumandangkan mubaligh-mubaligh di mimbar tarawih belakngan ini. semua orang berlomba2 lomba menambang pahala, shalat sunat, iktikaf di mesjid, kejar-kejaran khatamkan al-quran dan jangan sampai lupa... tidur d bulan ramadhan juga ibadah...^^.

seiiring dengan semangat ramadhan yg penuh berkah, d note kali ini sy share 3 link ebookny ibnu katsir, sy tak tahu pasti siapa yg mengapload ny ke scribdb, tapi yang pasti ini qt sangat berterimakasih dan sgt usefull lah. yps here it go
cara download:
  1. klik link diatas, 
  2. Klik tombol download
  3. klik save file bukan open with
  4. rubah nama file yg terdownload dengan Tafsir Ibnu Katsir I 1~200.pdf, Tafsir Ibnu Katsir I 201~400.pdf, Tafsir Ibnu Katsir I 401~ 598.pdf.
  5. baca sampai khatam...^^
slamat mendownload...

ps: bebeda dengan alamt scribd yg biasa, alamat http://www.scribd.com/mobile akan mengelumasikan alamat site scribd yg biasa ke format mobile web yang memberikan keuntungan buat qt untuk mudah mendownloadnya apalagi bagi yg inetny lelet....^^
Continue reading →
Sunday, June 12, 2011

Sepotong Cerita dan Ebook Tentang Natsir


Politisi dan da’i sejati. Itulah sebutan yang nampaknya tidak berlebihan jika disematkan pada sosok laki-laki pejuang Islam: Mohammad Natsir. Ia lahir di kampung Jembatan Berukir, Alahan Panjang, Sumatra Barat, 17 Juli 1908. Ayahnya Idris Sutan Saripado adalah pegawai juru tulis kontrolir di kampungnya. Ibunya bernama Khadijah. Ia dibesarkan dalam suasana kesederhanaan dan dilingkungan yang taat beribadah.

Laki-laki Pintar dan Cerdas

Natsir mulai menuntut ilmu tahun 1916 di HIS (Holland Inlandische School) Adabiyah, Padang kemudian pindah di HIS Solok. Sore hari belajar di Madrasah Diniyah dan malam hari mengaji ilmu-ilmu Islam dan bahasa Arab.

Tamat dari HIS tahun 1923, Natsir melanjutkan pendidikannya di MULO (SMP) (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) Padang. Disanalah ia mulai aktif berorganisasi di Jong Islamieten Bond (JIB) atau Perkumpulan Pemuda Islam cabang Sumatra Barat bersama Sanoesi Pane. Aktivitas utama organisasi ini pada saat itu adalah menentang para misionaris kristen di wilayah Sumatra Utara.

Natsir adalah laki-laki cerdas. Sejak muda ia mahir berbahasa Inggris, Arab, Belanda, Prancis, dan Latin. Karena kecerdasannya, tamat dari MULO pada 1927, Natsir mendapat beasiswa studi di AMS (Algemere Middlebare School) A-II setingkat SMA di Bandung dan lulus tahun 1930 dengan nilai tinggi. Ia sebenarnya berhak melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum di Batavia, sesuai dengan keinginan orang tuanya, agar ia menjadi Meester in de Rechten, atau kuliah ekonomi di Rotterdam. Terbuka juga peluang Natsir untuk menjadi pegawai negeri dengan gaji tinggi.

Tetapi, semua peluang itu tidak diambil oleh Natsir, yang ketika itu sudah mulai tertarik kepada masalah-masalah Islam dan gerakan Islam. Di kota inilah ia berkenalan dengan H. Agus Salim dari Syarekat Islam, Ahmad Soorkaty pendiri organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyah, dan A. Hasan, pendiri Persatuan Islam (Persis). Natsir mengambil sebuah pilihan yang berani, dengan memasuki studi Islam di ‘Persatuan Islam’ di bawah asuhan A. Hasan. Tahun 1931-1932, Natsir mengambil kursus guru diploma LO (Lager Onderwijs). Maka, tahun 1932-1942 Natsir dipercaya sebagai Direktur Pendidikan Islam (Pendis) Bandung.

Aktivis Sejati

Sedari muda Natsir aktif berorganisasi. Berbagai aktivitas dakwah dan politik dijalaninya dengan penuh kesungguhan hingga akhir hayatnya. Berikut ini organisasi-organisasi dan berbagai jabatan yang sempat diembannya:

  1. Ketua Jong Islamieten Bond, Bandung.
  2. Mendirikan dan mengetuai Yayasan Pendidikan Islam di Bandung.
  3. Direktur Pendidikan Islam, Bandung.
  4. Menerbitkan majalah Pembela Islam, dalam melawan propaganda misionaris Kristen, antek-antek penjajah dan kaki tangan asing.
  5. Anggota Dewan Kabupaten Bandung.
  6. Kepala Biro Pendidikan Kota Madya (Bandung Shiyakusho).
  7. Memimpin Majelis Al Islam A’la Indunisiya (MIAI).
  8. Menjadi pimpinan Direktorat Pendidikan, di Jakarta.
  9. Sekretaris Sekolah Tinggi Islam (STI) Jakarta.
  10. Anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).
  11. Anggota MPRS.
  12. Pendiri dan pemimpin partai MASYUMI (Majlis Syuro Muslimin Indonesia)
  13. Dalam pemilu 1955, yang dianggap pemilu paling demokratis sepanjang sejarah bangsa, Masyumi meraih suara 21% (Masyumi memperoleh 58 kursi, sama besarnya dengan PNI. Sementara NU memperoleh 47 kursi dan PKI 39 kursi). Capaian suara Masyumi itu belum disamai, apalagi terlampaui, oleh partai Islam setelahnya, hingga saat ini.
  14. Menentang pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) oleh Belanda dan mengajukan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini dikenal dengan Mosi Integrasi Natsir. Akhirnya RIS dibubarkan dan seluruh wilayah Nusantara kecuali Irian Barat kembali ke dalam NKRI dengan Muhammad Natsir menjadi Perdana Menteri-nya. Penyelamat NKRI, demikian presiden Soekarno menjuluki Natsir.
  15. Menteri Penerangan Republik Indonesia.
  16. Perdana Menteri pertama Republik Indonesia.
  17. Anggota Parlemen. Penentang utama sekulerisasi negara, pidatonya “Pilih Salah Satu dari Dua Jalan; Islam atau Atheis” di hadapan parlemen, memberi pengaruh yang besar bagi anggota parlemen dan masyarakat muslim Indonesia.
  18. Anggota Konstituante.
  19. Menyatukan kembali Aceh yang saat itu ingin berpisah dari NKRI.
  20. Mendirikan dan memimpin Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), yang cabang-cabangnya tersebar ke seluruh Indonesia.
  21. Wakil Ketua Muktamar Islam Internasional, di Pakistan.
  22. Aktif menemui tokoh, pemimpin dan dai di negara-negara Arab dan Islam untuk membangkitkan semangat membela Palestina.
  23. Anggota Dewan Pendiri Rabithah Alam Islami (World Moslem League), juga pernah menjadi sekjennya.
  24. Anggota Majelis Ala Al-Alamy lil Masajid (Dewan Masjid Sedunia).
  25. Presiden The Oxford Centre for Islamic Studies London.
  26. Pendiri UII (Universitas Islam Indonesia) bersama Moh. Hatta, Kahar Mudzakkir, Wahid Hasyim, dll. Juga enam perguruan tinggi Islam besar lainnya di Indonesia.

Hingga akhir hayatnya, tahun 1993, Natsir masih menjabat sebagai Wakil Presiden Muktamar Alam Islami dan anggota Majlis Ta’sisi Rabithah Alam Islami.

Tokoh Dunia Islam

Mohammad Natsir sangat dihormati oleh dunia Islam. Ia adalah ulama, da’i militan yang tidak pernah menyerah kepada lawan, dan selalu membela kebenaran. Dunia Islam mengakuinya sebagai pahlawan yang melintasi batas bangsa dan negara. Tahun 1957, Natsir menerima bintang ’Nichan Istikhar’ (Grand Gordon) dari Presiden Tunisia, Lamine Bey, atas jasa-jasanya dalam membantu perjuangan kemerdekaan rakyat Afrika Utara. Tahun 1980, Natsir juga menerima penghargaan internasional (Jaa-izatul Malik Faisal al-Alamiyah) atas jasa-jasanya di bidang pengkhidmatan kepada Islam untuk tahun 1400 Hijriah. Penghargaan serupa pernah diberikan kepada ulama besar India, Syekh Abul Hasan Ali an-Nadwi dan juga kepada ulama dan pemikir terkenal Abul A’la al-Maududi.

Dunia mengakuinya, namun di negerinya sendiri mulai dari rejim Soekarno dan Soeharto telah memandang sebelah mata. Ia beberapa kali masuk penjara dan sampai dilarang pergi keluar negeri oleh pemerintahan Soeharto karena ketokohannya yang sangat disegani dan dihormati di kancah perpolitikan Islam.

Penulis Tangguh

Disamping mahir berorganisasi sehingga menjadi negarawan ulung, Natsir juga berkarya dalam dunia perbukuan untuk mewariskan tsaqafah-nya. Karya-karya Mohammad Natsir antara lain: Fiqhud Da’wah (Fikih Dakwah), Ikhtaru Ahadas Sabilain (Pilih Salah Satu dari Dua Jalan), Shaum (Puasa), Capita Selecta I, II, dan III, Dari Masa ke Masa, Agama dalam Perspektif Islam dan masih banyak lagi.

Natsir memang bukan sekedar ilmuwan dan penulis biasa. Tulisan-tulisannya mengandung visi dan misi yang jelas dalam pembelaan terhadap Islam. Ia menulis puluhan buku dan ratusan artikel tentang berbagai masalah dalam Islam. Tulisan-tulisan Natsir menyentuh hati orang yang membacanya.

Haus Ilmu

Natsir juga dikenal sebagai pribadi yang haus ilmu dan tidak pernah berhenti belajar. Ia selalu mengambil manfaat dan inspirasi dari para pejuang dan orang-orang saleh. Diantara tokoh dunia Islam yang mempengaruhinya adalah Muhammad Amin Al-Husaini, Imam Asy Syahid Hasan Al-Banna, dan Imam Hasan Al-Hudhaibi.

Syuhada Bahri (Ketua DDII) menceritakan pengalamannya selama bertahun-tahun bersama Natsir. Hingga menjelang akhir hayatnya, Natsir selalu mengkaji Tafsir Al-Quran. Tiga Kitab Tafsir yang dibacanya, yaitu Tafsir Fii Dzilalil Quran, Tafsir Ibn Katsir, dan Tafsir al-Furqan karya A. Hasan.

Mencintai Dunia Pendidikan

Kecintaan Natsir di bidang pendidikan dibuktikannya dengan upayanya untuk mendirikan sejumlah universitas Islam. Setidaknya ada sembilan kampus yang Natsir berperan besar dalam pendiriannya, seperti Universitas Islam Indonesia, Universitas Islam Bandung, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Riau, Universitas Ibn Khaldun Bogor, dan sebagainya. Tahun 1984, Natsir juga tercatat sebagai Ketua Badan Penasehat Yayasan Pembina Pondok Pesantren Indonesia. Di bidang pemikiran, tahun 1991, Natsir menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universiti Kebangsaan Malaysia.

Cita-citanya yang belum tercapai

Agus Basri dalam sebuah wawancara bertanya kepada Natsir, “Adakah sesuatu yang belum tercapai?” Ia menjawab: “Hingga sekarang ini, yang belum tercapai, sama seperti keinginan saya waktu jadi Perdana Menteri: orang-orang yang rukun, beragama, ada tasamuh, toleransi antara umat beragama yang satu dengan umat yang lain, itu ndak tercapai. Iya, Baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur (Negara sejahtera yang penuh ampunan Allah), itu yang ndak atau belum juga tercapai…”

Semoga Allah senantiasa mencurahkan rahmat dan ampunan padanya. Semoga ada generasi baru yang meneruskan cita-citanya. Amin…

Sumber Tulisan:
- Seabad Mohammad Natsir, Mengenang Sosok Da’i negarawan yang tangguh, www.muslimdaily.net
- Mengenang Seabad Mohammad Natsir, Adian Husaini

Download ebook Tempo edisi khusus Natsir disini
Continue reading →
Sunday, May 29, 2011

Tempo edisi khusus "Sjahrir" (ebook)

Rasanya tidak perlu mengulangi isi dr posting sebelumnya yg menilai seberapa pentingnya ebook untuk saya dan para sejarawan (mungkin). Kali ini masih seputar tokoh sejarah yakni Sutan Syahrir. Mungkin sudah banyak yang mengenal tokoh yang satu ini, banyak yang menegenalnya sebagai perdana mentri masa presiden Sukarno namun tak sedikit juga yang mengenalnya sebagai nama jalan.........

Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada mereka-mereka yang belum begitu mengenal pahlawan yang satu ini maka saya putuskan untuk posting kali ini saya akan bagi ebook yang sebenarnya adalah kumpulan artikel dari majalah tempo edisi khusus "Sjahrir".

Sedikit mirip dengan model ebook Tan Malaka. Lembarannya mmg tak banyak tapi cukuplah untuk melihat jati diri, kiprah serta tragedi yang menyertai kehidupan Sutan Sjahrir....Romantikanya juga.........^^

Secara umum bila diminta pendapat tentang Sutan Sjahrir dr kumpulan tulisan dlm ebook ini saya akan nyatakan.....Tragis!!!!

*Download ebookny dgn mengklik logo pict di bawah 


Ps: Hari ini barca menang...WEEEEEEE AR ZE CHAMPION MY FREN
Continue reading →
Wednesday, February 2, 2011

Dari Perbendaharaan Lama by HAMKA



Kata Hamka: Setiap membaca sejarah nenek moyang hanya akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi jiwa kita, apalagi jika dibaca dengan rasa cinta. Kian dibaca kian terbayanglah masa-masa yang lampau dan masa lampau meninggalkan kesan yang dalam untuk menghadapi zaman kini dan zaman depan.

Dalam sejarah kita melihat betapa nenek moyang kita, menanamkan dasar-dasar bagi berdirinya pusaka suci yang telah menjadi tradisi.
Meninjau sejarah hendaklah dengan rasa cinta, seakan-akan merasai bahawa kita turut hidup dengan mereka. Sebab rasa hati suka duka kita sekarang adalah rasa hati dan suka duka yang telah mereka tinggalkan buat kita. Itulah modal kita untuk menghadapi zaman kini dan zaman depan.
Hamka sebagai seorang ulama, pemikir sekaligus penulis telah mengukir karyanya tentang penulisan sejarah Indonesia. Karya ini kemudian diberi judul dengan “judul "DariPerbendaharaan Lama”
Continue reading →

Di Bawah Lentera Merah



Di Bawah Lentera Merah adalah buku karangan Soe Hok Gie (yang merupakan skripsi sarjana mudanya) yang menarasikan satu periode krusial dalam sejarah Indonesia yaitu ketika benih-benih gagasan kebangsaan mulai disemaikan, antara lain lewat upaya berorganisasi. Melalui sumber data berupa kliping-kliping koran antara tahun 1917-1920-an dan wawancara autentik yang berhasil dilakukan terhadap tokoh-tokoh sejarah yang masih tersisa, penulisnya mencoba melacak bagaimana bentuk pergerakan Indonesia, apa gagasan substansialnya, serta upaya macam apa yang dilakukan oleh para tokoh Sarekat Islam Semarang pada kurun waktu 1917-an.
Di bawah pimpinan Semaoen, para pendukung Sarekat Islam berasal dari kalangan kaum buruh dan
rakyat kecil. Pergantian pengurus itu adalah wujud pertama dari perubahan gerakan Sarekat Islam Semarang dari gerakan kaum menangah menjadi gerakan kaum buruh dan tani. Saat itu menjadi sangat penting artinya bagi sejarah modern Indonesia karena menjadi tonggak kelahiran gerakan kaum Marxis pertama di Indonesia.

Pertimbangan lain mengapa Di Bawah Lentera Merah menjadi penting adalah karena buku ini memotret bagaimana gagasan transformasi modernisasi berproses dari wacana tradisional ke wacana modern. Lebih khusus lagi Soe Hok Gie, melalui buku ini, mengajak kita mencermati bagaimana para tokoh tradisionalis lokal tahun 1917-an mencoba menyikapi perubahan pada abad ke-20 yang dalam satu dan lain hal, punya andil menjadikan wajah bangsa Indonesia seperti sekarang ini. Selain itu yang perlu ditekankan bahwa salah satu sumber buku ini merupakan saksi hidup dari pergerakan tersebut yakni Semaun dan Darsono sendiri. Hal yang menarik dari buku ini diungkapkan oleh Soe Hok Gie bahwa untuk mengetahui pemberontakan Partai Komunis Indonesia pada 1926/1927 harus diketahui pula asal mula pergerakannya. Karena tanpa mengetahui permulaannya seperti membaca koran dari tengah-tengah.
Continue reading →
Monday, January 10, 2011

Perahu kertas by dee




Naskah yang awalnya ditulis pada 1996 dan sempat ‘mati suri’ selama 11 tahun ini akhirnya ditulis ulang oleh Dee pada akhir 2007, menjadikan Perahu Kertas sebagai novel pertamanya yang bergenre populer. Kecintaan Dee pada format cerbung dan komik drama serial telah menginspirasinya untuk menuliskan cerita memikat ini. Perahu Kertas adalah karya Dee yang keenam sesudah Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, Supernova: Akar, Supernova: Petir, Filosofi Kopi, dan Rectoverso.




“Mbak Dee, makasih udah bikin Perahu Kertas. Aku terharu banget, jadi ingat sama mimpi-mimpi yang tertunda. Jadi ingat sama cita-cita dan khayalan yang belum sempat diwujudkan. Ingin rasanya mengejar mimpi itu kembali. Jadi semangat lagi”.
–Amazing Fietha


“Suka banget dengan karakter Kugy. Cantik, cuek, tapi untuk urusan masa depan dia rencanakan dengan baik. Bumbu ceritanya, seperti kelakuan Keshia, bikin senyum-senyum sendiri. Lainnya, jangan tanya, berkaca-kaca deh mata. Novel yang mengharukan dan memberikan semangat untuk meraih impian”.
–Dyah


“This book makes me not giving up. Aku paling suka quote: “berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi.” That inspires me. Perahu Kertas awesome … keren. Yang udah beli atau nebeng baca nggak bakal nyesel”.
–Archrein Kee
Download disini
Continue reading →
Widget by: Rama
news (19) unique (15) inspire (12) ebook (10) Tip n Trick's (8) download (5) Film (4) health (4) sehari-hari (2) Novel (1) Puisi (1) software (1)